Helping, Serving, and Sharing.

Recent Posts

Jumat, 29 Oktober 2010

Pilihlah Plastik Pilihan

Coba perhatikan sekeliling Anda! Ternyata, kehidupan kita tidak dapat lepas dari penggunaan perangkat yang terbuat dari plastik, mulai dari peralatan kamar tidur hingga dapur, ada saja yang terbuat dari bahan yang sulit terurai ini. San Fransisco adalah kota pertama di AS yang melarang penggunaan kantong plastik yang tidak dapat diurai oleh bakteri (non-biodegradable) di toko-toko besar farmasi. Meski begitu, ada jenis plastik yang “ramah”. Ada baiknya kita mengenal jenis-jenis plastik, sehingga tahu bagaimana memilih plastik yang aman dan sesuai kebutuhan kita. 1 PET/PETE (Polyethylene Terephthalate) * Biasanya untuk botol, seperti botol air mineral, jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. * Berwarna jernih / transparan / tembus pandang. * BOTOL JENIS PET/PETE ini direkomendasikan HANYA SEKALI PAKAI. Bila terlalu sering dipakai, misal untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer botol meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik (penyebab penyakit kanker dalam jangka panjang). 2 HDPE (High Density Polyethylene) * Biasa untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat dll. * Sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram, dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. * HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman digunakan karena kemampuannya mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan atau minuman yang dikemasnya. Sama seperti PET, HDPE juga direkomendasikan hanya untuk SEKALI PAKAI. 3 PVC (Polyvinyl Chloride) * V itu berarti PVC, yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. * Bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap) dan botol-botol. * Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain (bukan bertanda 3 atau V) seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami. 4 LDPE (Low Density Polyethylene) * Plastik tipe coklat (thermoplastic / dibuat dari minyak bumi). * Biasa untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek. * Dapat didaur ulang dan baik untuk barang-barang yang fleksibel tetapi kuat dan memiliki resistensi tinggi terhadap reaksi kimia. Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan. 5 PP (Polypropylene) * Botol transparan yang tidak jernih atau berawan. * Lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah. * Ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap. * Jenis PP ini adalah pilihan bahan plastik terbaik, terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum, dan terpenting botol minum bayi. 6 PS (Polystyrene) * Biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll. * Polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene pada makanan saat bersentuhan. * Styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan, dan bahan konstruksi gedung. 7 SAN (Styrene Acrylonitrile) 8 ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene) 9 PC (Polycarbonate) * Dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak balita, botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan makanan dan minuman, termasuk kaleng susu formula. 10 Nylon ---------------------- Plastik dengan jenis 7 yaitu SAN dan ABS * Salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk kemasan makanan/minuman. SAN dan ABS punya resistensi tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu, kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan. * Biasanya SAN untuk mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, peralatan makan, penyaring kopi, dan sikat gigi. Sedangkan ABS biasanya untuk bahan mainan lego dan pipa. SAN dan ABS merupakan bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar